WR II UIM Hadiri Pembekalan Mahasiswa Penerima KIP, Dorong Semangat Belajar dan Berprestasi

MAKASSAR – Wakil Rektor II Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali, Badruddin Kaddas, M.Ag., Ph.D., menghadiri kegiatan Pembekalan Mahasiswa Penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang berlangsung di Aula I GIFT, Gedung Iqra Unismuh Makassar, Selasa (01/07/2026).

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap hak, kewajiban, serta berbagai peluang pengembangan diri yang melekat dalam Program KIP Kuliah.

Bacaan Lainnya

Turut hadir sejumlah pejabat tinggi perguruan tinggi serta perwakilan LLDIKTI Wilayah IX yang menyuarakan komitmen bersama dalam mendukung terciptanya generasi unggul yang berdaya saing.

Wakil Rektor II UIM Al-Gazali, Badruddin Kaddas, M.Ag., Ph.D., menekankan KIP Kuliah bukan sekadar beasiswa, tetapi merupakan bentuk investasi negara dalam membangun masa depan bangsa.

“Melalui program ini, mahasiswa dari keluarga kurang mampu diberi kesempatan untuk menempuh pendidikan tinggi dan mengubah nasib. Kalian harus menjawab kepercayaan ini dengan semangat belajar, prestasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan program ini sejalan dengan semangat “Kampus Berdampak” yang digaungkan UIM Al-Gazali.

“Kampus Berdampak berarti tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga membentuk agen perubahan sosial yang dapat memberikan kontribusi langsung di tengah masyarakat. Itulah arah yang ingin kita tuju,” tegas Badruddin.

Sementara itu, Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Tinggi, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A., menyampaikan pentingnya ketepatan sasaran program KIP Kuliah.

“KIP Kuliah diperuntukkan bagi masyarakat yang tidak mampu. Hingga saat ini, jumlah pendaftar telah mencapai 900.971 orang, sementara kuota kita terbatas. Oleh karena itu, program ini harus benar-benar diberikan kepada mereka yang membutuhkan dan memiliki semangat belajar tinggi,” jelasnya.

Dr. Henri juga menekankan penerima KIP Kuliah perlu menyadari bahwa beasiswa ini datang dengan tanggung jawab moral dan akademik.

“Tidak cukup hanya menerima, kalian harus menunjukkan prestasi. Kalian adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan bangsa,” tegasnya.

Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, Dr. Andi Lukman, juga hadir dan memberikan dukungannya terhadap program tersebut.

Dalam arahannya, ia mengajak seluruh elemen perguruan tinggi untuk terlibat aktif dalam menyukseskan KIP Kuliah.

“Mari kita mendukung sepenuhnya program ini dan kita berharap bisa lebih banyak lagi masyarakat yang berkesempatan mendapatkan beasiswa KIP Kuliah ini. Perguruan tinggi memiliki peran strategis untuk memastikan keberhasilan para penerima program,” ucapnya.

Kegiatan pembekalan ini diisi dengan pemaparan materi mengenai teknis pelaksanaan KIP Kuliah, mekanisme pelaporan, serta berbagai program pengembangan diri yang dapat diikuti oleh mahasiswa penerima beasiswa.

Pembekalan ini diharapkan mampu mendorong mahasiswa penerima KIP Kuliah untuk tidak hanya menyelesaikan studi dengan baik, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berprestasi, dan membawa dampak positif di lingkungannya.

Melalui sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat, program KIP Kuliah diharapkan menjadi pilar penting dalam mewujudkan keadilan pendidikan dan mobilitas sosial yang inklusif di Indonesia. (**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *