Pemberdayaan Masyarakat Pesisir: Alumni Doktoral Sulsel Gelar PKM Terpadu di Desa Mattiro Tasi

NUSALINE. COM – Sejumlah alumni Program Doktoral Luar Negeri penerima beasiswa Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menggelar kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Terpadu di Desa Mattiro Tasi, Kabupaten Pinrang, pada 28–30 Mei 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui sinergi antara pendidikan tinggi dan praktik pengembangan masyarakat berbasis lokal.

Ketua Alumni, Prof. Dr. Muhammad Saleh Tajuddin, M.A., Ph.D, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme para alumni yang terlibat. Ia menekankan pentingnya memadukan ilmu pengetahuan dengan kondisi riil masyarakat. “Desa ini sangat sejahtera karena memiliki ekosistem unik: empang yang terhubung langsung dengan sawah dan laut. Potensi seperti ini harus kita kembangkan bersama,” ujarnya.

Ketua Panitia, Prof. Dr. Syafruddin Side, M.Si., juga menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah desa. “Kami sangat terbantu dengan sambutan dan keterbukaan pihak desa, yang memungkinkan kegiatan ini berjalan lancar dan bermanfaat,” ucapnya.

Kepala Desa Mattiro Tasi, Amor Paturusi, dalam sambutannya menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan semacam ini. “Pemerintah Desa sangat terbuka untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat. Kami siap bekerjasama demi kemajuan desa,” ungkapnya.

Fokus Kegiatan dan Tema Pengabdian

Kegiatan PKM Terpadu ini mengangkat dua tema utama:

  1. Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat melalui Ikan Filet – mengembangkan olahan ikan bernilai tambah guna meningkatkan pendapatan nelayan.
  2. Perduk Halal – sosialisasi dan pelatihan produk halal untuk mendukung potensi UMKM lokal agar mampu bersaing secara lebih luas.

Kegiatan ini turut melibatkan tokoh masyarakat dan warga setempat, yang menyambut baik pelaksanaan program dan aktif berpartisipasi dalam sesi pelatihan serta diskusi kelompok.

Dengan pelaksanaan kegiatan ini, para alumni berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ekonomi dan sosial masyarakat pesisir. Selain itu, program ini juga menjadi contoh sinergi antara dunia akademik dan masyarakat dalam upaya membangun desa yang mandiri dan berdaya saing.

“Ini bukan sekadar pengabdian, tapi bentuk tanggung jawab moral kami kepada masyarakat yang telah mendukung pendidikan kami hingga ke jenjang tertinggi,” pungkas Prof. Saleh Tajuddin.

Sebanyak 22 alumni doktoral terlibat dalam kegiatan ini, antara lain:

Dra. Hj. Supiana, M.Pd.Si., Ph.D

Dr. Nur Setiawati, M.Ag.Ph.D

Ihwana As’ad, S.Ag., M.Sc., Ph.D., MTA

Dr. Syarifa Raehana, S. Ag., M. Ag

Ir. Sulfiana, MSi, PhD

Dr. Hj. Djohar, MSi

Andi Ernawati, S.Pd., M.Pd., Ph.D

Hasmirati, S.Ag., M.Ag., Ph.D

Dr. Andi Tenri Yeyeng, M.Pd.I

Dr. Muryani Arsal, SE, MM, Ak., CA

Prof. Dr. Wahidah Sanusi, M.Si.

Prof. Dr. Hasri, M.Si.

Drs. Jamaruddin, M.AP, Ph.D

Dr. Hj. Haerani M, S.Pd., M.Pd

Hj. Kasmawati Abbas, S.Pd., M.Pd., Ph.D

Dra. Hj. Rosfiah Arsal, M.Si, Ph.D

Badruddin Kaddas, M.Ag., Ph.D.

Prof. Dr. Seniwati

Dra. Andi Reni, MSi, Ph.D, CWM

Masnawaty S, SE., MSi, Ph.D, AK, CA, CPA, CTA, ASEAN CPA

Dr. Abd. Haris, M.Pd.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *