Soal Pembimbing (PIGPM), Afif Abd Rahman: Kami Salut

Bulukumba, Nusaline.com – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Bulukumba, memiliki 10 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019. Untuk itu mereka diwajibkan menjalankan Program Induksi Guru Pemula Madrasah (PIGPM) dengan didampingi sebanyak 15 guru pembimbing induksi yang telah ditugaskan untuk menjadi pembimbing serta konsultan CPNS.

Man 1 yang juga merupakan Madrasah tertua di Bulukumba tersebut, bukan kali pertama ini menggelar pertemuan untuk penguatan PIGPM. Dikabarkan pihak sekolah ruting melakukan kegiatan-kegiatan serupa yang membawah mamfaat.

Pertemuan yang dilaksanakan, di salah satu ruang di MAN 1 Kabupaten Bulukumba, pada Kamis (12/03/2020) tadi, dihadiri seluruh Guru Pembimbing, Peserta Guru Induksi, dan juga Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Nuraedah.

Salah satu guru Pembimbing Induksi MAN 1 Bulukumba, Andi Muhammad Tasmira mengatakan, program Guru Induksi di MAN 1 Bulukumba telah berjalan selama empat bulan. Kegiatan yang bertujuan untuk mengetahui progres dan proses Guru Induksi yang telah berjalan.

“Sejak adanya Juknis PIGPM dari Kementerian Agama di bulan Oktober 2019, MAN 1 Bulukumba bergerak cepat, dengan melaksanakan program induksi pertanggal 1 November 2019,” kata Tasmira.

Kegiatan itu pula, kata dia, menjadi tolak ukur peningkatan kemampuan, keahlian, keterampilan dan juga mengetahui sejauh mana guru pemula dapat beradaptasi dengan iklim kerja dan budaya sekolah.

“Kita menilai guru pemula mampu melaksanakan tanggung jawabnya sebagai guru yang profesional di madrasah,” ujarnya.

Terpisah, Peserta PIGPM di MAN 1 Bulukumba, Afif Abd Rahman menyatakan, program demikian cukup bagus, karena membuat guru pemula lebih mudah beradaptasi dan melaksanakan tugasnya secara profesional.

“Kami salut, guru guru di MAN 1 Bulukumba sangat peduli terkait program induksi, teman-teman CPNS juga melaksanakan PIGPM sangat antusias,” tutup Afif. (Rls)

Tinggalkan Balasan