Pilwali Makassar, Tak Satupun Balon Lewat Jalur Perseorangan

Makassar, Nusaline.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar, pada Ahad (23/02/2020), Pukul 23:59 Wita, resmi menutup jadwal penyerahan syarat dukungan calon perseorangan untuk Pemilihan Walikota dan wakil Walikota (Pilwali) Makassar, tahun 2020 mendatang.

“Berdasarkan PKPU, batas akhir penyerahan dukungan itu tepat pukul 23:59 wita, dan sekarang sudah 00:01 wita. Olehnya itu penyerahan syarat dukungan resmi kami tutup,” kata ketua KPU Makassar, Farid Wajdi, saat memimpin rapat penutupan penyerahan sayarat dukungan, di Hotel Claro, Makassar

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan, tepat pukul 23:50 Wita, ada satu calon, yakni Andi Budi Pawawoi-Idham Amiruddin, membawa dokumen persyaratan jalur perseorangan. Namun, karna tidak lengkap maka KPU Makassar memutuskan untuk tidak menerima persyarat dukungannya.

KPU Makassar tidak menerima dokumen tersebut karena ada beberapa dokumen yang tidak dilengkapi, seperti B1.1 KWK (rekap dukungan kelurahan), B.2-KWK (sebaran dukungan), dan B.1.2 KWK (fakta Integritas).

“Secara regulatif kami tidak bisa menerima dokumen ini kalau B.1-KWK perseorangan, B.1.1-KWK, B.2-KWK kemudian B.1.2-KWK tidak lengkap. Hanya B.1-KWK yang ada,” tuturnya.

Penyerahan syarat dukungan calon perseorangan yang dibuka sejak tanggal 19 hingga 23 Februari 2020, pihak KPU memutuskan bahwa tidak ada satupun bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar, yang maju lewat jalur perseorangan atau independen.

“Sampai ditutupnya tidak ada yang mendaftar sebagai calon perseorangan,” ucap Farid

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, dari awal ada 7 pasangan calon yang mengambil user silon untuk melakukan pengentrian dokumen, yakni Andi Budi Pawawoi-Idham Amiruddin, Andi Munawwar Syahrir-Andi Nurwajidah, Iriyanto Baso Ence-Alihaq Mappturung, Jabal Nur-Muhammad Rivaldi, Moh Ramdhan Pomanto-Maqbul Halim, Muhammad Ismak-muhammad Faisal Silenang, dan Syaripuddin Daeng Punna-Dedy Setiady Toding.

“Sejak awal ada 7 pasangan calon yang mengambil silon, ada beberapa yang konfirmasi, tapi hari ini saya tegaskan tidak ada yang menyerahkan syarat dukungan ke KPU,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan