PC IMM Gelar Nobar dan Bedah Film, Hadirkan Narasumber Eksponen Reformasi 98

MAKASSAR, NusaLine.com– Pengurus Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC. IMM) Kota Makassar, mengelar nonton barengĀ  dan bedah film ‘The End Game-Rounde Terakhir Melawan Korupsi’.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketak dengan menghadirkan narasumber Albertus George
Eksponen Reformasi 98 di Pusat Dakwah Muhammadiyah Jl. G. Lompobatang No.201 Makassar, Sabtu (12/6/2021).

Bacaan Lainnya

Albertus George menyampaikan bahwa melihat KPK hari ini dipermasalahkan oleh beberapa pihak terkait tidak lulusnya beberapa pegawai KPK yang tidak lulus seleksi ASN atau tidak lulus menjadi pegawai tetap KPK karena tes wawasan kebangsaan (TWK).

Menurut Albertus yang sebenarnya harus dilihat atau di kaji adalah kepemimpinan KPK disetiap periodesasi misalkan periode pak Taufik Ruki, periode pak Tumpak, periode pak Antasari, periode pak Bibid dan pak Candra, periode Abraham Samad, periode pak Agus Raharjo dan periode Komjen Pol Firli yaitu periode yang sekarang.

“Apakah dari semua periode kepemimpinan KPK itu rating poin pemberantasan korupsi dan pencegahan korupsi makin meningkat atau makin menurun dan kwalitas seperti itu yang harus dinilai nenurut saya, ” kata Albertus.

Lanjut Albertus mengatakan jangan sampai ada pertarungan group atau gerbong di tubuh KPK dengan menilai ada group Taliban ditubuh KPK sekarang ini di lakukan pembersihan dengan group Pancasilais yang lulus TWK.

“Maka perlu di perbandingan apakah group terdahulu yang di katakan sebagai group Taliban ini tebang pilih kasus dalam pemberantasan korupsi sehingga diganti dengan group baru yang Pancasilais yang akan melakukan pemberantasan korupsi dengan tidak tebang pilih, “ujar Albertus.

“Itu harus dibuktikan oleh mereka yang lulus tes TWK dan juga harus dibuktikan oleh kepemimpinan KPK periode sekarang ini yaitu Komjen Pol Firli beserta kolektif pimpinan,” sambungnya.

Albertus juga mengatakan bahwa Pelemahan KPK harus ditolak oleh siapapun dan Presiden harus turun tangan menyelamatkan jangan hanya pencitraan.

“Presiden harus bertindak untuk menyelamatkan KPK bila terjadi pelemahan bilamana KPK dilemahkan maka akan mengkhianati perjuangan reformasi 98,”tutup Albertus.

Tinggalkan Balasan