Pastikan Pemilu Lancar, Ansor Sulsel Deklarasi Rabu Putih

Makassar, nusaline.com

Jelang hari pencoblosan Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat tiga hal penting dalam pesta demokrasi 5 tahunan ini.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua GP Ansor Sulsel Rusdi Idrus dalam Deklarasi Gerakan Rabu Putih yang disupport oleh sejumlah Badan Otonom Nahdlatul Ulama (Banon NU) seperti Fatayat NU, IPNU-IPPNU, Forum Santri Nasional, MATAN ini berlangsung di Gedung NU Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Rabu (3/4/2019).

Tetiga hal penting itu merupakan hasil analisa dari internal GP Ansor jelang penyelenggaraan Pemilu 2019 yaitu

Pertama adanya intimidasi dan persekusi terhadap pemilih. Ini terjadi di beberapa wilayah. Mereka (sebagian masyarakat) merasa ditakut-takuti bahwa pemilu akan memunculkan peperangan dan perpecahan. Isu perpecahan ini dalam analisa GP Ansor, banyak diproduksi oleh kelompok-kelompok penyebar hoax.

Kedua adanya kekhawatiran adanya Golput dan rendahnya partisipasi pemilih. Kita berharap masyarakat memenuhi hak pilih sesuai yang ditentukan oleh KPU.

Ketiga maraknya gerakan kampanye di tempat ibadah atau yang sering disebut dengan politisasi tempat ibadah.

Gerakan ini misalya pemasangan Alat Peraga Kampanye peserta Pemilu dan Pilpres di Rumah Ibadah, hingga ceramah-ceramah di rumah ibdaha yang mengandung unsur kampanye.

“Maraknya terjadi politisasi rumah ibadah. Tentu dijamin oleh Undng-undang bahwa tidak boleh mempolitisasi rumah ibadah,” ujar Rusdi Idrus.

Untuk mencounter isu di atas Rusdi Idrus menegaskan bahwa 15 ribu kader dari GP Ansor bersama beberapa banom NU akan mengerahkan kekuatan penuh untuk mengawal pesta demokrasi 2019 kali ini.

“Sehingga kita bersepakat mendorong gerakan rabu putih, dimana kita berharap Pemilu 2019, mendorong masyarakat memdatangi TPS dengan memakai baju putih,” ungkap Rusdi Idrus.

“KPU tidak perlu takut akan adanya intimidasi apalagi adanya oknum oknum yang mencoba menggagalkan Pemilu, GP Ansor siap berdiri paling depan. Kami akan memback up penyelenggaraan Pemilu. Juga kita akan mencounter berita-berita hoax atau berita fitnah yang tersebar di masyarakat,” tutup Rusdi Idrus.(Udin)

Tinggalkan Balasan