Mahathir Mohamad Tetap Jadi PM Sementera Setelah Mundur

Malaysia, Nusaline.com – Kepala Sekretaris Pemerintahan Malaysia Mohd Zukri Ali menyatakan pengunduran diri Mahathir Mohamad sebagai Perdana Menteri Malaysia telah disetuji oleh Raja Malaysia Abdullah Ri’ayatuddin AL-Mustafa Billah pada Senin 24 Februari malam.

Namun Mahatir kembali ditunjuk oleh raja menjadi perdana menteri sementara sampai perdana menteri baru dipilih, berdasarkan pasal 43 (2) (a) Konstitusi Federal, seperti dilansir liputan6.com yand dilansir dari Channel News Asia, Senin (24/2/2020)

Bacaan Lainnya

“Dalam periode ini, dia (Dr Mahathir) akan mengurus administrasi negara sampai perdana menteri baru dipilih dan kabinet dibentuk,” kata Mohd Zuki.

Sebelumnya pada hari itu, Dr Mahathir mengajukan pengunduran dirinya ketika berhenti sebagai ketua Parti Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu) di tengah spekulasi bahwa pakta baru akan dibentuk untuk menggantikan Pakatan Harapan (PH) sebagai koalisi yang berkuasa.

Hal ini terjadi sehari setelah Anwar Ibrahim Parti Keadilan Rakyat mengakui pengkhianatan oleh mitra koalisi untuk memecah PH.

Tindakan-tindakan ini dilihat sebagai upaya untuk menghentikannya dari menjadi perdana menteri berikutnya, sebagaimana disepakati di antara partai-partai PH ketika mereka bekerja sama untuk kampanye melawan Barisan Nasional yang penuh skandal dalam pemilihan umum 2018.

Namun, menurut laporan Malaysia Kini, jabatannya sebagai PM interim atau sementara hanya akan berlangsung selama maksimum sepuluh hari. 

Tinggalkan Balasan