Mahasiswa KKN UMI 64 di Pinrang, Adakan Pembuatan Teh Tradisional dan Masker

Pinrang, Nusaline.com – Melakukan pengabdian sekitar satu bulan lamanya, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, ajak warga sekitar untuk mengelola daun kelor menjadi teh tradisional dan masker, di Desa Macinnae, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang.

Salah satu mahasiswi KKN UMI Makassar, Nurisa Dessy mengatakan, kegiatan ini bertujuan agar mensosialisasikan kepada masyarakat sekitar cara mengelola dan memanfaatkan daun kelor yang ada.

Bacaan Lainnya

“Jadi tujuan kami laksanakan program ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat bahwa banyak yang bisa kita olah dari daun kelor,” kata Dessy, kepada Nusaline.com, Senin (10/02/2020).

Menurut Dessy, selain dijadikan sebagai teman makan dengan dimasak menjadi sayur, daun kelor juga punya banyak manfaat bagi tubuh manusia.

“Jadi, selain digunakan sebagai sayuran bisa juga kita oleh menjadi teh dan masker karena daun kelor memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh,” ucapnya.

Untuk kesehatan, kata dia, daun kelor diyakini
mampu menurunkan gula darah ketika dihadikan maupun diracik menjadi minuman berupah teh daun kelor.

“Teh daun kelor ini yakni dapat menurunkan gula darah, baik bagi jantung, mengandung senyawa anti kanker, serta antioksidannya dapat megatasi peradangan, dan banyak manfaat lainnya,” tukasnya.

Sementara itu, Kordinator Desa Macinnae KKN UMI Makassar, Andi Muhammad Alishar, mengharapkan apa yang dikerjakan selama proses KKN di desa macinnae ini dapat membawa mamfaat bagi masyarakat.

“Semoga KKN yang kami lakukan di desa Macinnae dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar, juga menambah wawasan, Serta menjadikan program,” pungkas Alishar.

Sekedar diketahui, selain menggelar kegiatan pemanfaatan daun kelor, selama berada di Desa Macinnae, mahasiswa KKN UMI 64 ini telah menggelar beberapa kegiatan seperti, penyuluhan Teknologi Informasi (TI), yang digelar di SMP 2 Pinrang. (Saddam).

Tinggalkan Balasan