Konsultasikan Dana BOS Madrasah, Anggota DPRD Sinjai Temui Kakanwil Kemenag Sulsel

Makassar, nusaline.com

Usai Pelaksanaan Sholat Jumat, Hari ini (7 /02/2020) Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel H. Anwar Abubakar menerima kunjungan kerja dari Anggota DPRD Kab. Sinjai yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Andi Sabir di Ruang Kerjanya.

Kedatangan mereka adalah untuk mengkonsultasikan dan mempertanyakan masalah terkait keterlambatan Pencairan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)di beberapa Madrasah Aliyah di Kab. Sinjai.

“Tabe Pak Kakanwil, Kedatangan kami kesini adalah untuk mengkonsultasikan masalah Keterlambatan pembayaran dana BOS yang terjadi di sejumlah Madrasah Aliyah di Kab. Sinjai sebagaimana aspirasi yang masuk ke kami, semoga kami bisa mendapatkan jawaban dan solusi dari Pak Kakanwil, “papar Sabir, Wakil Ketua DPRD Sinjai.

Selain Wakil Ketua DPRD Sinjai, Anggota DPRD Sinjai yang hadir lainnya adalah Jamaluddin, SH., Zahra Usman, Nurbaya Toppo, SH dan Hasnah, S.Sos. dan didampingi seorang staf dari Sekwan DPRD.

Kakanwil kemenag Prov. Sulsel H. Anwar Abubakar yang didampingi oleh Kepala Bidang pendidikan Madrasah H. Masykur menyampaikan bahwa masalah keterlambatan pembayaran atau pencairan dana BOS biasanya terjadi akibat kendala tekhnis, umumnya dikarenakan soal kekeliruan dan keterlambatan penginputan data dari Madrasah tersebut.

Menurutnya, Masalah tersebut bukan hanya terjadi di Kab. Sinjai, akan tetapi, saat ini sejumlah masalah terkait hal tersebut sudah dilaporkan ke Kemenag pusat dalam hal ini Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI dan Insya Allah akan teratasi, Jelas Kakanwil.

Kakanwil juga menjelaskan bahwa saat ini memang, sangat dibutuhkan koordinasi baik antar lembaga baik di eksekutif maupun di legislative terkait Anggaran Pendidikan.

“Ploting dan penetapan anggaran khusus untuk pendidikan idealnya didasarkan berdasarkan tahun pelajaran baru agar semua alokasi anggaran bisa disinkronisasi dengan data terkait,”tambah Anwar Abubakar.

Kakanwil termuda Di Indonesia ini juga menyampaikan aspirasinya terkait minimnya kuota pengangkatan CPNS formasi guru agama di bawah naungan Pemerintah daerah, khususnya di Sekolah Umum, karena data saat ini, jumlah Guru Agama yang memasuki purnabhakti atau pensiun tidak berbanding lurus dengan jumlah pengangkatan Guru Agama baru melalui Formasi CPNS di Pemda, sehingga kita kekurangan tenaga Guru Agama, dan masalah ini hampir terjadi di semua Daerah.

“Melalui Bapak ibu Anggota Dewan terhormat, semoga Sinjai bisa memulai membahas dan mengatasi hal ini,” pinta Kakanwil, yang langsung dibenarkan dan diamini oleh seluruh Anggota DPRD Sinjai yang hadir.

H. Masykur selaku Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulsel menambahkan bahwa, saat ini semua data terkait dana BOS dari semua daerah sudah masuk, selanjutnya data tersebut akan diverifikasi ulang, sehingga anggaran dana BOS yang akan diberikan nantinya bisa sinkron dengan yang dialokasikan, ungkapnya.

Diakhir pertemuan, Anggota DPRD Kab. Sinjai melalui wakil Ketuanya Andi Sabir, menyampaikan terima kasih atas penjelasan dari Kakanwil.

“Pada dasarnya kami sudah mengerti dan memahami masalah yang kami konsultasikan dan Insya Allah hasil dari pertemuan ini akan kami bawa ke Forum terkait, Yang lain, kami juga berjanji akan membawa aspirasi yang disampaikan Kakanwil kepada kami, karena kami angap masalah yang disampaikan tersebut memang sangat urgent buat perbaikan regulasi kedepan, khsusnya di bidang pendidikan dan keagamaan di Kab. Sinjai,”tutup Sabir.

Tinggalkan Balasan