Inilah 2 Program Unggulan Sinjai Yang Dapat Penghargaan Top 30 Inovasi Tahun 2020

Makassar, nusaline.com–Pada Kamis (12/11/20) di Claro Hotel Makassar, Andi Seto Gadhista Asapa, SH.,LLM menghadiri acara Pendampingan Implementasi Reformasi Birokrasi dan Sistem Akunbilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan pelaksanaan reformasi birokrasi bagi 8 Kabupaten di Sulawesi Selatan. Acara yang dibuka oleh Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Abdul Hayat Gani merupakan kegiatan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan top 30 Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2020.

Dalam penyerahan penghargaan tersebut, Bupati Sinjai bersama para Inovator yang juga didampingi oleh Sekretaris Daerah Sinjai, Asisten Tata Pemerintahan Dan Kesra, Kepala OPD terkait serta Kepala Bagian Organisasi Dan Tata Laksana menerima Penghargaan terkait Tata Kelola Pemerintahan berupa produk inovasi LA SAPI (Layanan Selular Peternakan Terintegrasi) yang diusung oleh Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan dan terkait Kesehatan berupa Produk Inovasi Cake Kebun “Menghadapi Stunting Dengan Nikmat” yang dipelopori oleh Puskesmas Lappae, Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai.

Program LA SAPI dinilai terbukti mampu memberikan kemudahan pelayanan informasi dan solusi terkait permasalahan yang dihadapi peternak dengan memanfaatkan SMS Broadcast. Sedangkan Program Cake Kebun merupakan olahan penganan yang diyakini mampu menjadi makanan pendamping dalam usaha penurunan stunting di Kabupaten Sinjai.

Bupati Sinjai menyampaikan rasa syukurnya terkait program-program yang dijalankan mampu memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat Sinjai serta mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi dan Pusat.

“LA SAPI merupakan Program peningkatan pengetahuan peternak dan bantu jual beli ternak dengan memanfaatkan SMS Broadcast. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Sinjai dengan Australia Global Alumni yang diadmininstrasikan oleh Australia Awards In Indonesia,” jelas Andi Seto

“Sedangkan Cake Kebun merupakan jenis kue yang diolah sebagai bentuk peningkatan derajat kesehatan melalui optimalisasi pemberdayaan tanaman lokal. Hal ini didasari oleh pengalaman Pribadi salah seorang Dokter spesialis yang kebetulan mengetahui kasus gizi anak di Kabupaten Sinjai pada tahun 2018 lalu,”tandas Andi Seto.

Kedepannya Bupati Andi Seto berharap program lainnya yang dijalankan oleh jajaran Pemkab Sinjai semakin matang dalam memberikan pelayanan sehingga mampu menjadi salah satu pendorong kesejahteraan pembangunan, sosial ekonomi dan masyarakat.

Terkait akunbilitas kinerja, Kabupaten Sinjai dinyatakan berhasil meraih predikat B dengan nilai 64,85 berdasarkan evaluasi SAKIP Tahun 2019 Provinsi Sulawesi Selatan.

Tinggalkan Balasan