Disaksikan Langsung Menpan-RB, Bupati Sinjai Teken MOU Dengan Gubernur Sulsel

Makassar, nusaline.com–Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa, SH.,LLM memghadiri Rapat Koordinasi Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan yang digelar di Hotel Claro Makassar, Rabu (14/10).

Dalam Rapat Koordinasi yang bertema “Mewujudkan Sulawesi Selatan Yang Ramah Investor Dan Bersih Melayani”, Bupati Sinjai menandatangani Memorandum of Understanding mengenai Percepatan Peningkatan Investasi di hadapan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi ( MENPAN-RB) RI, Tjhahyo Kumolo beserta Deputi Kemenpan RB. Berikut bersama para Bupati/Walikota se-Sulawesi Selatan.

Rakor ini bertujuan untuk memfokuskan persamaan persepsi mengenai investasi dan menjaga sinergi Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah, serta Mendorong investasi Nasional bekerja sama dengan UMKM dalam mendorong Investasi dalam negeri.

Dalam sambutannya, Menpan RB menyampaikan bahwa Investasi merupakan penggerak roda ekonomi nasional. Yang tatanannya dimulai dari tatanan Birokrasi Reformasi termasuk dari setiap daerah.

“Percepatan peningkatan Investasi didukung oleh beberapa hal, yakni Pemerintahan yang baik dan bersih, Birokrasi yang kapabel, bersih, dan akuntabel, serta pelayanan publik yang prima. Faktor inilah yang menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan keberhasilan pembangunan nasional,” ujar Menpan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Sinjai berharap melalui Penandatangan MOU, investasi nasional mampu dirasakan oleh masyarakat di daerah dalam sektor peningkatan ekonomi, terlebih kepada para pengusaha UMKM yang ada di Kabupaten Sinjai. Andi Seto juga memastikan bahwa pandemi bukan halangan untuk tetap menjaga kestabilan ekonomi.

“Dilansir dari sambutan Menpan-RB, Kabupaten Sinjai merupakan salah satu daerah yang memiliki dasar investasi yang kuat serta memiliki SDM dan SDA yang mumpuni.”

“Pun demikian dari penyampaian Gubernur Sulawesi Selatan pada saat membuka Rapat bahwa Sulawesi Selatan termasuk Provinsi dengan sistem penanganan Covid-19 terbaik. Hal ini dibuktikan dengan keluarnya Prov. Sul-Sel dari “Zona Merah” Covid-19. Serta mampu menjaga stabilitas ekonomi dengan peningkatan ekonomi sebesar 11% selama masa Pandemik. Tentunya ini tidak luput dari peran Pemerintah Daerah dan Masyarakat Kabupaten Sinjai yang merupakan bagian dari Sulawesi Selatan. Sangat merupakan hal yang patut mendapat apresiasi,” terang Bupati Sinjai.

Turut hadir dalam Rakor tersebut, Kapolda Sulawesi Selatan, Perwakilan Gubernur BI, Dinas PMPTSP Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan.

Tinggalkan Balasan