Bupati Sinjai: Mohon Untuk Tetap Waspada dan Tidak Panik

Sinjai, nusaline.com- Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa SH.LLM bersama Forkopimda mengadakan Press Conference terkait kasus pertama Positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang ditemukan di Kabupaten Sinjai.

Konferensi Pers ini berlangsung di Hotel Sinjai, Jum’at (01/05/20) dengan didampingi oleh Wakil Bupati Sinjai, Hj. Andi Kartini Ottong, SP.,M.SP, Ketua DRPD Sinjai, Drs. Lukman Arsal, Sekretaris Daerah, Drs. Akbar, M.Si, serta Para Asisten dan Para Kepala OPD lingkup Pemkab. Sinjai.

Bacaan Lainnya

Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa menyampaikan bahwa tadi malam tepatnya Kamis malam (30/04/29), Pemerintah Provinsi pSulawesi Selatan memberikan kabar terkait beberapa warga Sinjai yang baru saja melakukan perjalanan dari luar daerah dan tiba di Bandara Sultan Hasanuddin sekitar beberapa hari yang lalu.

“Jadi tadi malam, hasil SWAB test yang dilakukan kepada beberapa warga Sinjai sudah keluar dan sekitar 7 orang dinyatakan positif. 6 diantaranya merupakan santri yang mondok di Pesantren Magetan Jawa Timur dan 1 lainnya merupakan warga Kabupaten Bone sesuai Kartu Identitasnya dan pernah berstatus PDP di RSUD Rujukan Sinjai,”ungkap Andi Seto.

Dengan adanya temuan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sinjai, Bupati Sinjai menyatakan bahwa Pemerintah Daerah yang bekerja sama dengan unsur TNI-Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja akan melakukan peningkatan penindakan. Termasuk penelusuran ke tempat-tempat umum untuk mencegah adanya kegiatan berkumpul oleh masyarakat. Sebelumnya telah dilakukan pendekatan persuasif terhadap masyarakat, seperti anjuran dan himbauan tentang hidup sehat dan Physical Distancing.

“Pemerintah Daerah sangat mengharap kesadaran masyarakat itu sendiri dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Mohon untuk tetap di rumah, menerapkan Social Distancing dan senantiasa memakai masker. Dan yang paling dibutuhkan adalah kejujuran dari masyarakat terkait yang siapa saja yang pernah berinteraksi langsung dengan pasien positif Covid tersebut. Kejujuran merupakan langkah awal dalam menjaga diri, keluarga dan sekitar. Mohon untuk tetap waspada dan tidak panik. Serta mengupdate pemberitaan dari media resmi Pemda Sinjai agar tidak ada penyebaran berita Hoax yang bisa meresahkan masyarakat,” jelas Andi Seto.

Selain itu, Bupati Sinjai juga menyarankan agar masyarakat tidak membully atau mengucilkan pasien Covid maupun keluarganya. Terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Andi Seto mengatakan perlu dikaji lebih lanjut.

“PSBB tidak semudah yang dibayangkan, perlu kajian khusus dengan para ahli untuk bisa membahas hal tersebut,” ujar A. Seto.

Lebih lanjut, Bupati Sinjai mengharapkan agar temuan positif Covid ini merupakan kasus pertama dan terakhir kalinya di Kabupaten Sinjai.

“Mari berdo’a bersama agar tidak ada lagi penyebaran mata rantai Covid-19 di Bumi Panrita Kitta ini,”harap Andi Seto.

Tinggalkan Balasan