Balitbang Agama Makassar Teliti Moderasi Beragama di MAN 1 Bulukumba

BULUKUMBA, nusaline.com- Peneliti Balai Litbang Agama Makasssar, Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), Syamsu Rijal Adhan berkunjung ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bulukumba, di Tanete Kecamatan Bulukumpa, Bulukumba, Rabu (12/8/2020).

Kedatangan peneliti ini disambut Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bulukumba, Syarifuddin, Wakamad bidang Humas, Sitti Hamzah, Wakamad bidang sarana prasarana, Andi Muh Tasmira, sejumlah Guru terutama yang mengampuh mata pelajaran rumpun Pendidikan Agama Islam (PAI), Supiati, Arfandi Wahyu, Rahmat Andika, Ahmad Arfah, Heriana, Anita Amalia.

Andi Muh Tasmira mengucapkan selamat datang kepada peneliti dari Litbang Agama Makassar Kemenag RI. Ia menjelaskan di MAN 1 Bulukumba, yang posisinya di Tanete merupakan salah satu daerah yang sejak dahulu dikenal dengan kehidupan damai dan rukun.

“Di MAN 1 Bulukumba memiliki tradisi dan kerukunan yang sangat baik, beberapa siswa kami juga dari daerah Kajang, yang tentunya mewarnai interaksi, tercipta moderasi, kita bisa lihat bagaimana kearifan lokal bisa padu dan menyatu dengan pengetahuan agama, jelas Ahmad Arfah, salah satu guru.

Wakamad Humas, Sitti Hamzah berharap penelitian ini nantinya bisa menjadi masukan yang baik, dan dapat menjadi acuan ataupun menjadi modul pembelajaran pada mata pelajaran PAI terkait moderasi beragama.

“Kita tentu sangat memerlukan riset dan kajian akademis tentang moderasi beragama, dan pihak madrasah akan menerapkan dan mendorong pada penguatan kurikulum, Saat ini, dokumen terkait moderasi beragama masih sangat terbatas,” ungkap Hamzah.

Dalam kunjungan tersebut, Peneliti Litbang Agama, Syamsu Rijal menyampaikan rencana kegiatan penelitian tentang moderasi Beragama di MAN dan sejumlah sekolah menengah atas di Bulukumba.

“Kami akan memfokuskan peneliti pada pemahaman moderasi beragama d kalangan Guru pengampuh mata pelajaran PAI di madrasah dan Sekolah Menengah Atas di Bulukumba,” jelasnya.

Ia menjelaskan penelitian bertujuan untuk menggali faktor-faktor yang berperan penting dalam membentuk pemahaman moderasi beragama serta upaya-upaya yang telah dilakukan dalam mendorong moderadi beragama,” jelas ketua LTN NU Sulsel ini.

Penelitian lapangan ini berlangsung tahun ini. Pada tahap awal peneliti Balai Litbang Agama Makassar ini telah melakukan studi penjajakan.

Tinggalkan Balasan