Ming. Okt 20th, 2019

NusaLine

Garis Info Nusantara

Maksimalkan Kesiapan Pengawas Bawaslu Sulsel Adakan ToT

2 min read

Makassar, nusaline.com

Tindaklanjut Rapat Koordinasi (Rakor) 24 Bawaslu se-Sulawesi Selatan pada 13 Maret lalu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel memaksimalkan waktu yang tersisa untuk memastikan para pengawas siap menyambut pemilihan umum (Pemilu) pada April mendatang.

Seluruh jajaran komisioner bersama koordinator sekertariat (Korsek) Bawaslu kabupaten dan kota diwajibkan mengikuti kegiatan Traning of Trainer (ToT) selama dua hari yang berlangsung di Hotel Aryaduta, Makassar.

“Kegiatan ini jadi jembatan kesuksesan untuk teman-teman kita di TPS. Teman-teman pengawas di TPS jadi harapan/tumpuan kita, karena tidak bisa dipungkiri, mata dan telinga publik akan tertuju ke TPS,” kata Ketua Bawaslu Sulsel, Laode Arumahi, Jumat (15/3/2019).

Kegiatan yang berfokus pada bimbingan teknis pengawas tempat pemungutan suara (TPS) ini juga menjadi ajang melatih pengawas bekerja efektif.

“Berbeda dengan kegiatan kita sebelumnya, ToT ini akan lebih banyak melibatkan peran aktif dari masing-masing peserta. Akan ada simulasi-simulasi pelaksanaan pemungutan suara, pengisian form, alat kerja hingga penghitungan suara,” kata Laode Arumahi.

Setelah kegiatan ini para Komisioner Bawaslu Kabupaten dan Kota selanjutnya secara bertahap akan memberikan bimbingan yang sama kepada pengawas di tingkat kecamatan, kelurahan dan desa.

“Jadi setelah dilatih, Bawaslu Kabupaten dan Kota akan memberi bimbingan teknis bertahap kepada Panwascam. Panwascam kepada Pengawas Desa/Kelurahan serta Pengawas TPS,” kata Komisioner Bidang Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Saiful Jihad.

Hal ini kata Saiful Jihad, tidak lain bertujuan untuk memastikan maksimalnya pengawasan pada pesta demokrasi di Sulawesi Selatan.

“Kita harus pastikan jajaran pengawas memahami persoalan teknis terkait tahapan pemungutan dan penghitungan suara. Paham potensi kerawanan dan ketidaksesuaian prosedur pada tahapan tersebut, serta tindakan yang mesti dilakukan oleh seorang pengawas jika ada kesalahan dan atau pelanggaran yang terjadi,” kata Saiful Jihad. (drj)

Tinggalkan Balasan