131 Mahasiswa FKIP UIM Siap Jadi Duta Covid di Program KKN Profesi

NusaLine.com – FKIP UIM melaksanakan pembekalan KKN Profesi (KKN-P) pada hari Selasa tanggal 23 Maret 2021 yang dilakukan secara virtual menggunakan aplikasi zoom meating.

Supriadi,ketua prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia selaku ketua panitia KKN-P melaporkan bahwa KKN-P tahun ini diikuti oleh 131 orang mahasiswa, yang terdiri atas: Prodi PGSD sebanyak 70 orang mahasiswa, prodi PG-PAUD sebanyak 32 orang mahasiswa, prodi pendidikan bahasa Inggris sebanyak 23 Orang, dan prodi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia sebanyak 6 orang.

Adapun lokasi yang digunakan adalah sekolah yang ada di kota Makassar dan beberapa sekolah di luar kota Makassar.

Dekan FKIP UIM bapak Badruddin Kaddas, dalam sambutannya mengemukakan bahwa pembekalan KKN Profesi (KKN-P) tahun ini berbeda dengan tahun lalu, dimana tahun ini dilaksanakan secara virtual karena kita masih dalam situasi pandemi covid-19.

Kuliah Kerja Nyata Profesi merupakan suatu praktik kerja untuk dapat mengetahui secara langsung aktivitas dan kegiatan pada suatu instansi.Berbekal keahlian yang telah diberikan, mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi serta melihat secara langsung pelaksanaan tugas yang dilakukan oleh para guru dan pegawai serta bagaimana cara menyelesaikan tugas yang dibebankan padanya.

Kuliah kerja nyata adalah perwujudan tridharma dalam perguruan tinggi dalam bentuk pendidikan dan pemberian pengalaman belajar mahasiswa ditengah masyarakat dan secara langsung mengidentifikasi dan mengatasi segala pembangunan yang dihadapi.

Hal ini dilakukan dalam upaya meningkatkan mahasiswa dalam isi dan bobot pendidikan dan relevansi kurikulum dengan realita pembangunan dalam bermasyarakat, untuk mendapatkan nilai tambah bagi pendidikan tinggi dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

Selain itu, perlu saya sampaikan bahwa penekanan pelaksanaan KKN-P adalah mengenai prngabdian kepada masyarakat yang bisa dilaksanakan dimana saja, namun karena ini adalah profesi maka tetap dilaksanakan di sekolah dalam kota Makassar, sehingga keprofesianx sebagai calon guru tetap terlaksana dan diharapkan banyak tambahan ilmu bisa diperoleh, KKN-P ini juga dijadikan sebgai realisasi kampus merdeka bahwa setiap mahasiswa bisa menambah kompetensinya untuk lebih aktif di masa yg akan datang.

Berhubung karena kita masih dalam situasi pandemi covid 19 dan sesuai harapan rektor Universitas Islam Makassar, maka saya berharap mahasiswa peserta KKN-P ini menjadi duta covid-19 yang dapat mengedukasi masyarakat. Duta Covid 19 minimal memiliki 3 hal yang perlu disampaikan kepada masyarakat, yaitu memberikan pemahaman tentang pencegahan Covid 19 dengan cara menerapkan Protokol Kesehatan, memberikan penjelasan bahwa pasien Covid 19 bisa sembuh dan sehat kembali dengan membuktikan bahwa di Sulawesi Selatan angka kesembuhan mencapai 77,2 %, dan menyampaikan bahwa negara atau pemerintah hadir dalam menanggulangi Covid 19 melalui program dan kebijakan yang telah dan akan diberikan kepada masyarakat salah satunya melalui pemberian vaksin.(*)

Tinggalkan Balasan