Sen. Agu 26th, 2019

NusaLine

Garis Info Nusantara

Pengukuhan Paskibraka, Bupati Gowa: Anggota Paskibraka Salah Satu Generasi Muda Penerus Pemimpin Bangsa

2 min read

doc.humas gowa

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dan Wakil Bupati Gowa bersama Unsur Forkopimda Kabupaten Gowa melakukan pemeriksaan duplikat bendera pusaka merah putih dengan pengukuhan paskibraka Kabupaten Gowa 2019, di Halaman Rumah Jabatan Bupati Gowa, Kamis (15/8/2019).

Pada kesempatan itu, Adnan yang bertindak sebagai inspektur upacara mengatakan, anggota paskibraka merupakan salah satu generasi muda penerus yang bisa menjadi kader pemimpin bangsa di Kabupaten Gowa. Diperoleh sendiri Menghasilkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama latihan 21 hari dapat dilakukan dengan disetujui-disetujui pada 17 Agustus mendatang.

” Kalian telah latihan latihan dengan sungguh-sungguh selama 21 hari dengan tidak mengenal teriknya matahari, buktikan karena ini akan menjadi modal dan pendorong untuk lebih berkembang di masa yang akan datang,” ungkapnya.

Selain itu, orang nomor satu di Gowa itu mengingatkan agar apa yang telah diraihnya hingga malam ini dikukuhkan menjadi anggota paskibraka tidak disia-siakan, pasalnya telah banyak energi, fikiran dan tenaga yang habis untuk mendapatkan kesempatan yang langka tersebut. “Jangan sia-siakan apa yang telah kalian korbankan, buktikan hasil latihan pada puncak nanti. Persiapkan fisik, fikiran dan tenaga baik-baik,” jelas Adnan.

Olehnya dirinya berharap, tanggungjawab sebagai pengibar bendera pada HUT Proklamasi RI dapat dilaksanakan dengan sebaiknya tanpa melakukan kesalahan .

Sekadar diketahui, paskibraka Kabupaten Gowa dikukuhkan dengan membaca ‘Ikrar Putera Indonesia’ yang dipandu oleh Bupati Gowa, sambil ikut paskibraka memegang sang merah putih dan kemudian bergejolak dengan menarik nafas, lalu menambahkan kesediaan untuk senantiasa setia dan membelanya.

Upacara pengukuhan ini, diakhiri dengan menerima ucapan selamat datang dari Bupati Gowa dan forkopimda untuk anggota paskibraka 2019 serta menggunakan tanda pengukuhan berupa kendit atau pita / sabuk yang terbuat dari kain.

Tinggalkan Balasan