Kam. Jun 20th, 2019

NusaLine

Garis Info Nusantara

KPU Kota Makassar – LAPAR Sulsel Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Pemilih Milenial

2 min read

Makassar, nusaline.com

KPU Goes to Campus, Say No To Golput menjadi tema sentral sosialisasi yang diadakan oleh KPU Kota Makassar berkerjasama dengan LAPAR Sulsel, pada 04 April 2019, di aula KH Muhammad Ramly, Fakultas Teknik Industri, Universitas Muslim Indonesia.

Komisioner KPU kota Makassar, Endang Sari mengatakan bahwa sosialisasi dan pendidikan pemilih gencar KPU lakukan. Teman-teman mahasiswa sebagai generasi milenial termasuk penentu kemenangan nanti di Pemilu.

“Kenapa generasi milenial sangat kami sasar, karena saya pikir teman milenial bagian dari generasi yang sangat diperhitungkan suaranya”, katanya saat memberi sambutan di hadapan para peserta sosialisasi.

Dalam sosialisasi ini, dihadirkan dua narasumber, yakni Abdul Karim selaku penulis dan pengamat demokrasi, serta H. Zakir Sabara selaku akademisi.

Abdul Karim menegaskan penting partisipasi politik oleh generasi milenial, dan meninggalkan sikap apatis.

“Partisipasi itu penting. Anda harus independen dalam menentukan pilihan. Memilih golput itu besar resikonya. Mereka yg kelak kita pilih baik Calon Presiden dan anggota DPR adalah yg akan menentukan kebijakan politik. Partisipasi di kotak suara, sangat berkaitan dengan kebutuhan idealis dan pragmatis kita sehari-hari”, tegasnya.

Sementara itu, H. Zakir Sabara mengungkapkan manfaat memilih di pemilu 17 April nanti bagi kaum milenial, terkhusus para mahasiswa.

“Anda memilih dalam pemilu, anda yang akan menerima manfaatnya. Khususnya ketika kalian sarjana, misal mengenai lapangan kerja, kebijakan ekonomi dan seluruh kebijakan lainnya. Itu akan ditentukan oleh hasil pemilu kali ini”, ungkap Dekan Fakultas Teknik Industri Universitas Muslim Indonesia ini.

Sosialisasi kali ini menghadirkan 100 mahasiswa Universitas Muslim Indonesia. Diharapkan sosialisasi ini dapat meningkatkan partisipasi pemilih. Di mana menurut hasil pemetaan angka partisipasi di tingkat kecamatan se-kota Makassar yang dilakukan oleh KPU kota Makassar, daerah yang partisipasi rendah adalah daerah sekitar kampus. Wilayah tempat berdirinya UMI menjadi daerah nomor dua daerah terendah dalam partisipasi. Hasil FGD KPU Kota Makassar mengambil kesimpulan daerah kampus keterlibatan mahasiswa sangat kurang. (usm)

Tinggalkan Balasan