Sel. Jul 16th, 2019

NusaLine

Garis Info Nusantara

17 Ambulans dari Koint NU Bantul

2 min read

Gerakan kotak infak (Koin) NU yang digalakkan masyarakat NU di Kabupaten Bantul, DIY selama tahun 2018, menorehkan capaian prestisuis. Sebanyak 17 UPZISNU atau LAZISNU tingkat kecamatan se-Kabupaten Bantul berhasil memiliki mobil ambulans.

“Setiap mobil ambulans UPZISNU di Bantul, selain dipergunakan untuk antar jemput warga yang sakit dan juga jenazah,” kata Ketua UPZISNU Jetis, Kabupaten Bantul, HA Choiran Marzuki seperti hasil wawancara yang telah di muat pada nu.or.id.

Ketersediaan mobil ambulans di seluruh kecamatan, kata Choiran, memudahkan koordinasi dan pelayanan untuk masyarakat.

“Ambulans UPZISNU Jetis digunakan untuk melayani warga Jetis, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk warga dari luar Jetis. Jika masih satu kabupaten maka sudah ada kerja sama lintas LAZISNU kecamatan,” terangnya.

Penyediaan mobil ambulans oleh setiap UPZISNU di Bantul, menurut Choiran, dilandasi beberapa alasan. Pertama, faktor kebutuhan.

“Banyak warga tak mampu yang menderita sakit permanen seperti gagal ginjal dan stroke, di mana persoalan transportasi dari dan ke rumah sakit secara rutin menjadi problem yang hingga kini belum teratasi, karena Jamkes misalnya tidak meng-cover biaya transportasi,” papar Choiran.

Kedua, sering ada kasus saat ada orang sakit atau kecelakaan lalu mengontak ambulans Puskesmas, namun ternyata jarang bisa melayani, misalnya sopir tidak sedang bertugas.

“Ketiga, dari aspirasi warga terutama pemegang Koin NU. Ambulan NU merupakan kebanggan tersendiri bagi umat. Jadi percaya diri ber-NU karena layanan mobil ambulans ini real untuk masyarakat,” imbuhnya.

Selain untuk kebutuhan rutin misalnya mengantar pasien berobat, maupun insidental seperti peristiwa kecelakaan atau mengantar jenazah, pada momen-momen tertentu ambulans LAZISNU Bantul juga diminta terlibat dalam mendukung program pemerintah, seperti posko lebaran, HUT RI, peringatan Hari Santri, dan lainnya.

Bagi masyarakat yang ingin mengakses layanan mobil ambulans ini, telah disediakan call center dengan nomor cantik sesuai harlah NU agar mudah diingan warga, yaitu (0878) 31 01 1926.

Selanjutnya dilakukan sosialisasi baik secara langsung ke masjid-masjid, forum pengajian, dan dicantumkan dalam laporan bulanan Gerakan Koin NU.

“Dan untuk tahun 2019 ini kita cantumkan dalam kalender yang dibagikan secara gratis pada seluruh pemegang Kotak Koin NU dan tokoh masyarakat,” katanya lagi.

Di Kecamatan Jetis sendiri, melayani sejak Mei 2018 dengan rata-rata sehari lima pasien, hingga Desember sudah lebih dari 1500 terbantu oleh layanan gratis ambulan LAZISNU. Mengingat masih tingginya kebutuhan warga akan mobil ambulans, UPZISNU Jetis mengagendakan pembelian satu lagi mobil ambulans dalam tahun 2019 ini.

“Sebab tak jarang driver kewalahan karen begitu banyak mengantar dalam waktu yang sama, hingga mesti pinjam ke UPZISNU lain kecamatan,” katanya. (Kendi Setiawan) Sumber : NU Online

Tinggalkan Balasan